Perjalanan Masa Kerajaan Islam di Indonesia

Islam adalah salah satu Agama yang ada di dunia dan masuk ke Indonesia karena pengaruh pedagang, salah satunya dari Arab. Kemudian berkembang luas hingga berdirilah kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia yang menyebar hingga ke berbagai daerah yang ada di Indonesia.

Selain peran dari para pedagang dari Arab, penyebaran dan perkembangan agama Islam berkat pengaruh dari Wali Songo, terutama untuk pulau Jawa. Namun Islam sendiri juga berkembang di beberapa daerah. Terbukti dengan keberadaan beberapa Kerajaan Islam di Indonesia.

Masa Kerajaan Islam di Indonesia

Kerajaan Samudra Pasai di Indonesia

Kerajaan Samudra Pasai berdiri pada abad ke-13. Terletak di bagian Aceh Utara tidak jauh dari selat Malaka berada. Kerajaan Samudra Pasai sendiri merupakan jalur perhubungan laut untuk pedagang dari tiga negara. Yaitu, Arab, Cina, dan India. Karena itu pulalah akhirnya Islam masuk ke Aceh dan berpengaruh pada berdirinya kerajaan Islam di Indonesia.

Kerajaan Samudra Pasai termasuk Kerajaan Islam di Indonesia yang pertama pada abad tersebut. Pendiri dari Kerajaan Samudra Pasai bernama Sultan Malik As-Saleh. Menjadi raja atau sultan pertama Kerajaan Islam di Indonesia tahun 1267.

Sultan Malik As-Saleh memimpin dari tahun 1267 hingga wafatnya tahun 1297. Konon, menurut sejarah, Sultan Malik As-Saleh menjadi pendiri Kerajaan Islam pertama di Indonesia atas utusan Sultan Delhi yang berasal dari India, bernama Ibnu Batutah.

 

Kerajaan Demak di Indonesia

Kerajaan Demak berdiri pada tahun 1478 dan pendirinya bernama Raden Patah. Ketika Kerajaan Demak dipimpin oleh Raden Patah, pada masa itulah kerajaan Islam ini mencapai puncak kejayaan. Semua tidak terlepas karena penasehat Raden Patah yaitu, Ki Wanalapa dan Sunan Kalijaga yang berperan penting dalam penyebaran agama Islam serta pemerintahan Kerajaan Demak.

Raden Patah memerintah sampai tahun 1518. Di tahun 1513 ketika Kerajaan Demak dipimpin oleh penerusnya, Pati Unus. Kala itu, terjadi serangan dari Portugis dan menyebabkan Pati Unus gugur dalam perang sehingga beliau mendapat gelar kehormatan Pangeran Sabrang Lor. Dan pemerintahan diteruskan oleh Sultan Trenggono.

 

Kerajaan Pajang di Indonesia

Kerajaan Pajang berdiri berdiri pada tahun 1568 dan dipendirinya bernama Pangerang Hadiwijaya atau dikenal dengan sebutan Jaka Tingkir. Beliau memindahkan pusat pemerintahaan Kerajaan Demak menuju Pajang dan berdirilah kerajaan Islam bernama Pajang.

Kerajaan Pajang termasuk kerajaan Islam karena sebelum pangeran Hadiwijaya memerintah, beliau banyak belajar dari Kyai. Antara lain Kyai Panjawi, Kyai Ageng Pamanahan, serta Sutawijaya. Dengan nasehat dari Kyai Ageng Pamanahan, Kerajaan Pajang mengalami perkembangan. Pangeran Hadiwijaya sendiri memerintah hingga tahun 1582.

baca juga : sejarah kerajaan mataram

 

Kerajaan Banten di Indonesia

Kerajaan Banten dipimpin oleh Sultan Hasanudin dan memerintah sejak tahun 1552 sampai dengan tahun 1570. Berdirinya Kerajaan Banten berkat Sunan Gunung Jati. Beliau adalah salah satu wali songo yang berhasil menyebarkan agama Islam di daerah Banten kala itu. Selain berkembang sebagai kerajaan Islam, Kerajaan Banten juga mencapai keberhasilan dalam bidang perdagangan ketika di masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa.

Namun akhirnya ketika dipimpin oleh Sultan Haji, putra dari Sultan Ageng Tirtayasa, Kerajaan Banten mengalami sengketa dengan Belanda.

Penyebaran dan perkembangan kerajaan Islam lebih banyak terjadi di pulau Jawa dan Aceh. Namun seiring dengan perjalanan waktu, Kerajaan Islam di Indonesia juga mencapai daerah Ternate dan Tidore.

Berkat keberadaan kerajaan-kerajaan Islam, Indonesia termasuk negara yang penduduknya bermayoritaskan memeluk agama Islam. Itulah keempat kerajaan Islam yang pernah berdiri dan berkuasa di Indonesia. Meskipun masih ada lagi kerajaan Islam yang berpengaruh besar di Indonesia.

Share