Fase Perkembangan Blog yang Perlu Anda Cermati

Bagi Anda yang sedang mengupayakan mencari uang melalui blog dengan melakukan berbagai hal-hal terkait tetapi tidak mendapatkan apa yang menjadi harapan selama ini ( Padahal lihat perolehan teman sangat menggiurkan sekali) dan postingan demi postingan telah dibuat tetapi tidak kunjung mendapatkan penghasilan juga dan mungkin akhirnya Anda down… kesal .. marah-marah… dan mau hapus blog .. !!. …

Eiitttt …. tunggu dulu sob… ! , Banyak blogger yang juga mengalami hal seperti itu..

Sabar.. Jangan menyerah dulu.. baca artikel ini sampai habis yak..

Buat kamu yang sedang galau terhadap blog yang belum menjadi harapan harus memahami fase perkembangan blog. Sebuah blog untuk dapat mencapai wilayah target menghasilkan uang mengalami beberapa fase perkembangan, Antara lain :

 

Fase Perkembangan Blog

 

1.Fase Pembuatan Blog

Fase ini berawal dari pembuatan blog, menentukan niche dan mengarahkannya, menentukan model tampilan blog, membuat artikel-artikel, termasuk juga mempelajari dan mengatur SEO OnPage dan SEO OffPage.

Pada masa fase ini sebaiknya Anda berkonsentrasi penuh pada pembuatan artikel-artikel tanpa perlu memikirkan monetisasi blog. Waktu yang diperlukan fase ini berkisar 5 bulan, Usahakan membuat artikel yang panjangnya mencapai 700 kata ke atas untuk jangka panjang. Karena secara SEO artikel yang panjang akan lebih bertahan lama di serp.

2. Fase Mendapatkan Trafik

Pada masa ini trafik sudah mulai terlihat dengan kedatangan beberapa kunjungan per hari dengan ditandai ada beberapa pengunjung yang melakukan komentar di blog. Dalam fase ini sebaiknya tetap fokus buat artikel, Upayakan tetap mengutamakan long tail keyword , biarpun kecil hasil kunjungannya sebaiknya jangan terpancing untuk melakukan monetisasi dulu.

Anda bisa memaksakan untuk mencoba-coba memonetisasi tetapi hasil yang akan didapatkan nyaris tidak ada. Pada masa ini banyak blogger yang down dan akhirnya tidak melanjutkan ke fase berikutnya. Oleh karena itu tetap fokus membuat artikel berkualitas. Fokus juga dalam SEO.

3. Fase Pertumbuhan Trafik

Fase ini memperlihatkan trafik yang mulai melonjak, Anda boleh saja melakukan monetisasi di sini dan tetap buat artikel yang berkualitas, perhatikan perolehan backlink, SEO untuk menambah kekuatan pencarian keyword yang Anda targetkan. Konsistensi buat artikel sangatlah diharapkan, Lakukan branding, lakukan interaksi dengan pengunjung dengan menjawab komentar-komentar.

Biasanya fase ini memerlukan kisaran waktu cukup panjang antara 6 – 12 bulan. Pada fase ini mungkin ada penawaran dari berbagai macam tawaran, Saya ingatkan di sini sebaiknya Anda tetap fokus ke blog jangan pedulikan tawaran membuat toko online, mengurus toko online dan lain sebagainya yang akan menyita waktu dan fokus Anda hingga akhirnya blog yang dimonetisasi tidak terurus dengan baik.

4. Fase Monetisasi & Perawatan

Pada masa fase ini trafik yang diperoleh sudah bisa dikatakan tinggi, komentar komentar semakin hari semakin tinggi antara ratusan hingga ribuan orang per hari. Dalam fase ini banyak inbox yang akan memberikan penawaran pemasangan iklan di blog, kerjasama dan lain-lain. Pada fase ini Anda bisa melakukan monetisasi melalui AdSense, Iklan lokal dan sebagainya. Fase ini tidaklah seberat fase sebelumnya karena Anda hanya perlu sesekali mengulangi proses yang dilakukan pada fase sebelumnya.

Lakukan pengecekan brokenlink, error dupikat, tetap memperhatikan pertumbuhan backlink, tetap membuat postingan dengan santai untuk menjaga konsistensi.

Monetisasi blog adalah sebuah proses, lamban tapi pasti … Oleh karena itu apabila Anda telah memutuskan untuk mencoba monetisasi blog maka Anda perlu mengetahui fase perkembangan blog agar Anda tidak menyerah di tengah jalan nantinya. Waktu yang diperlukan dari awal pembuatan hingga mampu menghasilkan uang berkisar sekitar 2-3 tahun. Jadi sabar…, sabar…., fokus… , fokus … dan fokus … !! itu aja

Share