Cara Mengurus STNK Hilang untuk Kendaraan dalam Proses Kredit

STNK adalah salah satu dokumen penting yang harus kita simpan dengan baik, Karena dokumen tersebut merupakan tanda kepemilikan yang sah atas sebuah kendaraan bermotor. Jika STNK hilang, baik itu masih dalam proses kredit atau tanpa foto copy STNK maka haruslah cepat mengurus penggantian STNK tersebut agar kepemilikan bermotor dapat dibuktikan ketika dibutuhkan. Misalnya saja ketika ada pemeriksaan dan Anda tidak dapat menunjukkan dokumen tersebut maka bersiaplah untuk kena tilang. Tidak hanya itu saja, Mengendarai tanpa surat-surat lengkap akan membuat seseorang merasa tidak nyaman dan perasaan was-was sehingga besar kemungkinan akan menyebabkan bahaya kecelakaan.

Mengurus STNK yang hilang sebenarnya tidaklah sulit, Anda bisa mengurus penggantian STNK ini sendiri dengan menyiapkan waktu dan biaya yang berkisar antara Rp. 50.000 hingga Rp. 90.000 saja. Selain itu, Anda perlu menyiapkan alat tulis sendiri berupa ballpoint tinta hitam agar Anda tidak perlu meminjam dari orang lain ketika mengisi formulir.

cara mengurus stnk hilang

Cara Mengurus STNK Hilang untuk Kendaraan Sendiri

Nah, bagi Anda yang kehilangan STNK dan ingin mendapatkan penggantiannya, berikut ini tata cara mengurus STNK yang hilang, Silahkan disimak :

1. Lapor Kehilangan STNK di Kantor Polisi

Segeralah melaporkan kehilangan STNK Anda yang hilang ke kantor polisi terdekat, Surat keterangan ini akan diperlukan untuk langkah lanjut proses pembuatan STNK baru menggantikan STNK yang hilang. Jadi jangan ditunda-tunda pelaporannya begitu Anda menyadari telah kehilangan dokumen tersebut.

2. Siapkan Dokumen Pendukung dan Menuju Kantor SAMSAT

Selain membawa surat keterangan kehilangan STNK dari kepolisian, Anda perlu melengkapi surat-surat lainnya yaitu :

  • KTP Pemilik kendaraan (asli + fotocopy) atau Sesuai dengan STNK yang hilang
  • BPKB Pemilik kendaraan (asli dan fotocopy)
  • Apabila kendaraan masih dalam proses kredit, maka Anda harus meminta legalisir BPKB di dealer tempat Anda kredit untuk dibawa serta legalisir BPKB ke kantor SAMSAT.

3.  Datangi kantor SAMSAT, dengan membawa serta kendaraan yang hilang STNK itu. Upayakan untuk datang lebih awal (sekitar jam 08.00).

a. Langsung menuju bagian CEK FISIK dan parkirkan kendaraan Anda

b. Minta dan isilah formulir dengan lengkap (biasanya tersedia di bagian foto copy)

c. Menuju LOKET PENDAFTARAN, minta formulir untuk CEK FISIK dan serahkan ke bagian cek fisik. Di sini akan dilakukan proses pengecekan fisik kendaraan dengan menggesek nomor rangka dan nomor mesin.

baca juga : Apa Arti dan Funsi SWDKLLJ yang terdapat pada STNK kendaraan ?

d. Setelah selesai CEK FISIK, Serahkan hasil gesek rangka dan mesin beserta formulir dan surat kelengkapan lainnya ke bagian LOKET STNK hilang. Di bagian ini, petugas akan melakukan verifikasi untuk mengecek status kendaraan.

e. Jika verifikasi dinyatakan lulus petugas akan memberikan surat keterangan hilang dan harus menuju loket selanjutnya untuk mengurus STNK yang hilang, yaitu LOKET BBN II. Serahkan seluruh dokumen yang diperlukan di bagian ini.

f. Selanjutnya, Anda harus melakukan pembayaran di loket selanjutnya (kasir) untuk membayar biaya pembuatan STNK baru. Biaya ini sudah ditentukan berdasarkan PP No. 50 tahun 2010 yaitu : Rp. 50.000 untuk kendaraan bermotor roda 2, 3 atau angkutan umum. Sedangkan untuk kendaraan bermotor roda 4 atau lebih adalah Rp. 75.000.

g. Serahkan bukti pembayaran ke bagian pengambilan STNK, kemudian tunggu panggilan untuk mengambil STNK yang sudah jadi (baru).

Nah, kini Anda telah mengetahui tata cara mengurus STNK hilang meskipun kendaraan tersebut masih dalam proses kredit (belum ada BPKB) atau tidak memiliki foto copy STNK.  Setelah Anda mendapatkan penggantian STNK yang baru, Jangan lupa di foto copy dan menyimpannya dengan baik agar tidak hilang lagi, Ok.., Semoga bermanfaat.

Share